Disperinaker Kota Probolinggo Perkuat Kepatuhan Pelaporan Industri melalui SIINas dan Penerapan KBLI
Pelaporan data industri melalui SIINas tidak hanya menjadi kewajiban administratif bagi perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi strategis dalam menggambarkan kondisi industri daerah. Data tersebut dimanfaatkan untuk menghitung kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menyusun program pembinaan industri, menentukan arah investasi, serta merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi daerah.
Selain penguatan pelaporan SIINas, kegiatan ini juga memberikan pema
sambutan kepala dinas disperinaker Kota probolinggo
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja
(Disperinaker) Kota Probolinggo menyelenggarakan Kegiatan Pembinaan
Pelaporan Industri melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) dan
Penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) di Rumah
Batik Kota Probolinggo. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perusahaan
industri di Kota Probolinggo dengan menghadirkan Badan Pusat Statistik (BPS)
Kota Probolinggo sebagai narasumber.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala
Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Probolinggo, Retno
Wandansari, S.Pt., M.P. Dalam sambutannya, Kepala Dinas menyampaikan
apresiasi kepada BPS Kota Probolinggo atas dukungan sebagai narasumber serta
kepada seluruh perusahaan industri yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran peserta merupakan wujud komitmen bersama dalam membangun
sektor industri yang semakin maju, tertib administrasi, serta didukung oleh
data yang berkualitas.
Kepala Dinas menegaskan bahwa pada era
pengambilan kebijakan berbasis data, kualitas data industri memiliki peran yang
sangat penting. Data yang lengkap, akurat, dan sesuai kondisi riil di lapangan
menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan yang
tepat sasaran.
Pelaporan data industri melalui SIINas
tidak hanya menjadi kewajiban administratif bagi perusahaan, tetapi juga
memberikan kontribusi strategis dalam menggambarkan kondisi industri daerah.
Data tersebut dimanfaatkan untuk menghitung kontribusi sektor industri terhadap
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), menyusun program pembinaan industri,
menentukan arah investasi, serta merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi
daerah.
Selain penguatan pelaporan SIINas,
kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai implementasi Peraturan
Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan
Usaha Indonesia (KBLI). Materi tersebut bertujuan meningkatkan
pemahaman perusahaan mengenai klasifikasi kegiatan usaha yang tepat sehingga
menghasilkan data statistik yang akurat, mendukung sinkronisasi dengan sistem
OSS dan SIINas, serta menjadi dasar penyusunan program pembinaan yang lebih
sesuai dengan karakteristik usaha.

Melalui forum ini, peserta memperoleh
kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi secara langsung mengenai berbagai
kendala yang dihadapi dalam pelaporan SIINas maupun penentuan KBLI. Pemerintah
Kota Probolinggo juga mendorong perusahaan untuk melakukan pembaruan data usaha
sesuai kondisi terkini serta memperkuat komitmen dalam meningkatkan kepatuhan
pelaporan data industri.
Disperinaker Kota Probolinggo berharap
kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat kolaborasi antara
Pemerintah Kota Probolinggo, Badan Pusat Statistik, dan seluruh pelaku industri
guna mewujudkan ekosistem industri yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya
saing. Dengan tersedianya data industri yang berkualitas, diharapkan proses
perencanaan pembangunan daerah dapat dilakukan secara lebih tepat, terukur, dan
berbasis bukti (evidence-based policy).
Kegiatan kemudian secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas
Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Probolinggo sebagai bentuk komitmen
Pemerintah Kota Probolinggo dalam meningkatkan kualitas tata kelola data
industri sekaligus mendukung pembangunan sektor industri yang berkelanjutan.