IKM Kota Probolinggo Tingkatkan Daya Saing Global melalui Pelatihan Bahasa Inggris di Rumah Batik
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Inggris para pelaku IKM sebagai bekal dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin terbuka, khususnya dalam memasarkan produk kepada wisatawan mancanegara maupun menjalin kerja sama dengan calon pembeli dari luar negeri. Rumah Batik sendiri dikembangkan sebagai pusat pembinaan, pelatihan, dan pengembangan industri kreatif di Kota Probolinggo.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai percakapan dasar (basic c
foto bersama instruktur dan peserta
Probolinggo – Upaya
meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM) terus dilakukan
Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Salah
satunya diwujudkan dengan penyelenggaraan Pelatihan Bahasa Inggris
yang berlangsung di Rumah Batik Kota Probolinggo, Jalan
Mastrip, dan diikuti oleh 25 pelaku IKM dari berbagai sektor
usaha.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan
komunikasi bahasa Inggris para pelaku IKM sebagai bekal dalam menghadapi
persaingan pasar yang semakin terbuka, khususnya dalam memasarkan produk kepada
wisatawan mancanegara maupun menjalin kerja sama dengan calon pembeli dari luar
negeri. Rumah Batik sendiri dikembangkan sebagai pusat pembinaan, pelatihan,
dan pengembangan industri kreatif di Kota Probolinggo.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai
percakapan dasar (basic conversation), pengenalan produk (product
introduction), pelayanan kepada pelanggan (customer service), teknik menawarkan
produk (selling skills), hingga penyusunan kalimat sederhana untuk komunikasi
bisnis dan pemasaran digital.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kota Probolinggo
menyampaikan bahwa penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi yang
semakin dibutuhkan oleh pelaku usaha di era globalisasi.
"Saat ini kualitas produk saja tidak cukup. Pelaku IKM
juga harus mampu berkomunikasi dengan calon pembeli dari berbagai negara.
Melalui pelatihan ini kami berharap pelaku IKM semakin percaya diri dalam
memperkenalkan produk unggulan Kota Probolinggo kepada pasar
internasional."
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung.
Selain mengikuti materi di dalam kelas, peserta juga melakukan praktik
percakapan secara langsung melalui simulasi pelayanan konsumen, presentasi
produk, dan negosiasi sederhana dalam bahasa Inggris sehingga materi yang
diperoleh lebih mudah diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Salah seorang peserta mengaku pelatihan tersebut memberikan
pengalaman baru yang sangat bermanfaat, terutama dalam memperkenalkan produk
kepada wisatawan asing dan memanfaatkan platform digital yang menjangkau pasar
internasional.
Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap
kapasitas sumber daya manusia pelaku IKM terus meningkat, tidak hanya dari
aspek produksi dan kualitas produk, tetapi juga kemampuan komunikasi
internasional. Dengan demikian, produk-produk unggulan Kota Probolinggo
diharapkan mampu memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta
mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis industri kreatif dan IKM.