Lomba Desain Batik Futuristik 2026, Wadah Inovasi batik Menuju Era Smart City

Lomba Desain Batik Futuristik 2126 Kota Probolinggo Tahun 2026. Kompetisi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan kreativitas dalam menciptakan desain batik yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan teknologi masa depan. Mengusung tema "Wujudkan Batik Masa Depan", lomba ini mengajak peserta menggabungkan identitas Kota Probolinggo dengan unsur teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), konsep Smart City, serta kreativitas tanpa batas. Melalui kegiatan

Disperinaker Kota Probolinggo Gelar Lomba Desain Batik Futuristik 2126, Wadah Inovasi Batik Menuju Era Smart City

Probolinggo – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Probolinggo kembali menghadirkan inovasi dalam pengembangan industri kreatif melalui penyelenggaraan Lomba Desain Batik Futuristik 2126 Kota Probolinggo Tahun 2026. Kompetisi ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menuangkan kreativitas dalam menciptakan desain batik yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan perkembangan teknologi masa depan.

Mengusung tema "Wujudkan Batik Masa Depan", lomba ini mengajak peserta menggabungkan identitas Kota Probolinggo dengan unsur teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), konsep Smart City, serta kreativitas tanpa batas. Melalui kegiatan ini, Disperinaker berharap lahir desain-desain batik yang inovatif sekaligus mampu memperkuat daya saing industri batik Kota Probolinggo di era digital.

Lomba terbuka bagi warga Provinsi Jawa Timur yang dibuktikan dengan KTP, SIM, atau identitas resmi lainnya, dengan usia minimal 16 tahun. Setiap peserta diwajibkan mengirimkan karya yang bersifat orisinal, mengangkat unsur khas Kota Probolinggo, serta menyertakan filosofi karya sebagai penjelasan konsep desain. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan panitia.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan masa sosialisasi dan pendaftaran pada 22 Juni hingga 14 Juli 2026, sekaligus menjadi batas akhir pengumpulan karya. Selanjutnya, proses penjurian tahap pertama akan dilaksanakan pada 15 Juli 2026, diikuti pengumuman 10 finalis desain pada 17 Juli 2026. Karya para finalis kemudian akan memasuki proses printing pada 18 Juli hingga 4 Agustus 2026, sebelum akhirnya diumumkan para pemenang bersamaan dengan rangkaian kegiatan pada 4–6 September 2026.

Sebagai bentuk apresiasi, panitia menyediakan hadiah uang pembinaan dengan total jutaan rupiah. Juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp2.000.000, juara kedua Rp1.500.000, juara ketiga Rp1.000.000, sedangkan seluruh finalis non-gelar akan menerima penghargaan berupa uang pembinaan sebesar Rp400.000.

Disperinaker Kota Probolinggo berharap kompetisi ini tidak hanya menghasilkan karya-karya desain batik yang kreatif dan futuristik, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi batik Kota Probolinggo kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui kolaborasi antara budaya, teknologi, dan kreativitas, batik diharapkan mampu terus berkembang sebagai produk unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi sekaligus tetap menjaga identitas lokal.

LINK TERKAIT